3 Pengusaha Sukses di Bidang Digital Indonesia

Seiring dengan perkembangan teknologi, masyarakat jadi lebih senang dengan sesuatu berbau online. Hanya dengan bermodal smartphone dan jaringan interenat, Anda bisa mendatangkan berbagai macam hal ke depan pintu rumah Anda. Mulai dari keperluan sehari-hari, pakaian, bahkan sampai makanan pun bisa Anda dapatkan. Tapi, di balik kemudahan ini, hadir orang-orang hebat yang telah membuat hidup Anda menjadi lebih mudah. Siapa saja mereka?

Achmad Zaky, CEO Buka Lapak

Setelah bergelut dengan dunia konsultan teknologi, hingga kuliner, Zaky akhirnya memutuskan banting setir dan mencari peruntungan bisnis di dunia digital. Bebekal ilmunya selama kuliah di ITB, Zaki membagun code base Bukalapak.com selama dua bulan. Setelah berhasil dibuat, ternyata marketplace buatannya lebih diminati oleh UKM daripada pedagang di mall. Sejak saat itu, Zaky akhirnya memutuskan untuk memajukan UKM di Indonesia secara online melalui Bukalapak.

Hingga saat ini, jumlah yang telah bergabung dengan Bukalapak mencapai 500.000 UKM. Kesuksesan ini membuat Bukalapak menjadi marketplace terbesar di Indonesia dan berhasil mengundang investor untuk mulai menempatkan dana mereka di sini, seperti IMJ Investment dan EMTEK Group. Bahkan, Zaky sendiri mendapat penghargaan sebagai Teknopreneur berpengaruh di Asia.

Andrew Darwis, Founder Kaskus

Berawal dari tugas kuliah, Andrew berhasil menciptakan forum diskusi terkenal di Indonesia, yaitu Kaskus. Mendapat lampu hijau dan apresiasi dari dosennya, Andrew termotivasi yang memutuskan untuk serius menggarap Kaskus Bersama dengan dua teman dekatnya, Ronald dan Budi. Meski harus kehilangan kedua temannya di tahun 2000, Andrew tetap meneruskan kaskus dengan part-time di restoran cepat saji.  Hingga pada tahun 2008, Andrew dan Saudaranya, Ken Dean Lawadinata memutuskan untuk membawa pulang Kaskus ke Indonesia. Sejak saat itu, Kaskus menjadi situs online terbesar di Indonesia dan mendapat penghargaan sebagai “The Best Innovation in Marketing” oleh Marketing Magazine, hingga “The Greatest Brand of Decade” periode 2009-2010 oleh Mark Plus Inc.

Sadar bahawa Kaskus akan terus berkembang, di tahun 2011 situs lokal nomor satu di Indonesia ini memulai kemitraannya dengan perusahaan pengembang industri digital dan konten lokal Indonesia dan membuat Kaskus berkembang lebih besar lagi. Keberhasilan ini membut Kaskus berhasil memiliki 7,8 juta member dari lokal maupun manca negara.

Nadiem Makarim, CEO Go-jek

Dulu, orang harus menunggu di pinggir jalan untuk mendapatkan ojek. Tapi, sejak ide inovatif Nadiem Makarim hadir, masyarakat tidak perlu repot-repot mencari dan menunggu ojek. Cukup dari ponsel, pesan, driver ojek akan hadir di depan rumah Anda dan siap mengantar ke tempat tujuan.

Selain berhasil menciptakan trasformasi pada cara memesan ojek, Nadiem juga sukses mengubah pola piker masyarakat terhadap profesi ojek yang tak jarang di pandang sebelah mata. Seiring perkembangannya, saat ini pengguna aplikasi Go-Jek bukan hanya untuk antar jemput penumpang, Anda bisa memesan makanan, mengirim paket, berbelanja, sampai jasa membersihkan rumah dan kantor.

Sejak hadir di tahun 2015, hingga saat ini apliaksi Go-Jek sudah di download dan digunakan lebih dari 650 ribu member dan memiliki driver sebanyak 10.000 orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Bukan hanya itu, Go-Jek telah bermitra dengan 100 perusahaan yang mendukung perkembangan bisnisnya ini.

Dengan kesuksesan para entrepreneur di atas, Anda dapat belajar bahwa membangun sebuah bisnis tidak sesulit yang Anda pikirkan. Cukup melihat peluang dengan jeli, mannfaatkan fasilitas yang ada di sekitar Anda, dan kembangkan ide berbisnis Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *