3 Wanita Sukses Di Bidang Startup Indonesia

Sejak beberapa tahun belakangan, bisnis startup Indonesia mulai berkembang pesat seiring dengan dukungan teknologi. Jenis bisnis ini pun semakin beragam, mulai dari makanan,fashion, hingga bisnis berbasis teknologi. Fakta lainnya, bukan hanya laki-laki yang ikut terjun ke dalam bisnis startup, wanita juga ikut ambil Andil dalam bisnis ini. Simak wanita-wanita sukses di balik bisnis startup Indonesia.

Helga Angelina Tjahjadi, Burgreens

Berawal dari keinginannya untuk menyembuhkan penyakit infeksi ginjal dan masalah liver yang ia derita sejak kecil, Helga merubah pola makannya dan mengarah ke vegetarian dan food combining. Akhirnya Helga Bersama temannya, Max Mandias berpikir untuk ikut membantu orang-orang yang memiliki masalah yang sama untuk hidup lebih sehat dengan mendirikan Burgreens pada November 2013. Burgreens menyajikan menu makanan dan minuman sehat berbahan sayuran dan buah organik. Setelah 4 tahun berdiri, Burgreens berhasil mengembangkan usahanya hingga memiliki tiga restoran yang berlokasi di Tebet, Darmawangsa, dan Pasifik Place.

Carline Darjanto, Cotton Ink

Carline berhasil masuk ke dalam daftar 30 Under 30 Asia berkat kesuksesan brand fashion yang ia bangun sejak tahun 2008 bersama temannya, yaitu Cotton Ink. Berawal dari aksi iseng-iseng dan passionnya terhadap dunia fashion, Carline tidak menyangka bahwa masyarakat antusias dengan produknya.  Hingga akhirnya Carline memberanikan diri untuk mulai membesarkan Cotton Ink. Terbukti dengan kerja kerasnya, saat ini Cotton Ink menjadi salah satu brand fashion lokal yang paling diminati oleh para pecinta fashion Indonesia.

Mesty Ariotedjo

Memiliki latar belakang sebagai dokter, Mesty melihat bahwa tidak semua orang memiliki biaya untuk mendapatkan pelayanan rumah sakit. Melihat keadaan ini, Mesty dan beberapa kawannya terinspirasi untuk membangun sebuah situs khusus penggalangan dana untuk pasien dengan nama WeCare.id. Situs ini akan membantu pengumpulan dana bagi pasien di daerah terpencil atau membutuhkan pelayanan kesehatan rumah sakit. Bukan hanya sekedar mengumpulkan dana, para pendonor dana juga bisa melihat daftar dan informasi pasien yang ingin mereka bantu. Hingga saat ini, Mesty dan WeCare.id telah berhasil membantu 177 pasien dari seluruh wilayah denga bantuan 3.585 pendonor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *