Bisnis Sampah Plastik Yang Menguntungkan

Apa yang Anda lakukan pada bungkus makanan atau minuman yang Anda beli? Sebagian orang pasti akan menjawab dengan “membuangnya”. Benar sekali, ketika Anda membeli produk, khususnya makanan, maka Anda hanya membutuhkan isinya, bukan bungkusnya. Tetapi, bagi para pelaku bisnis sampah plastik, kemasan produk adalah sesuatu yang berharga. Bisnis ini mungkin terlihat biasa dan dipandang sebelah mata oleh orang lain, padahal ini memiliki keunikan dan ke-khasannya tersendiri. Yuk, simak apa saja keunikan bisnis plastik berikut ini.

Bahan baku mudah di dapat

Sampah plastik bisa Anda temukan di mana saja, khususnya di pembuangan sampah rumah tangga. Banyak sekali kebutuhan rumah tangga yang dibungkus atau berbahan dasar plastik. Anda bisa mengumpulkannya dengan cara mendatangi setiap rumah untuk memilah sampah mereka. Namun, jika Anda membutuhkan cara yang pintas, mungkin Anda bisa bermitra dengan tukang sampah atau pemulung untuk mendapatkan beragam bahan baku bisnis sampah plastik ini, sehingga Anda tidak perlu repot-repot mencarinya sendiri. Jika Anda tidak ingin bekerja sama dengan orang lain, mungkin Anda bisa menghadirkan karyawan yang khusus mencari plastik secara mandiri.

Modalnya sedikit

Dengan mencari atau mendapatkan bahan bakunya sendiri, otomatis Anda tidak perlu menyiapkan modal terlalu besar demi mendapatkan plastik-plastik yang dibutuhkan. Pasalnya, harga bahan dasar bisnis sampah plastik ini tidaklah mahal, mudah didapat, dan tidak sulit untuk dipasarkan kembali. Mungkin, Anda hanya perlu mengeluarkan sedikit biaya ekstra demi menghadiran alat pendukung yang dibutuhkan, seperti timbangan, mesin pelebur plastik, dan beragam alat pemotong.

 Satu bisnis, dua manfaat

Bisnis sampah plastik termasuk ke dalam jenis social entreprise. Selain mendapatkan keuntungan dengan menjual produk, Anda juga telah menyelesaikan masalah sosial yang sulit untuk dipecahkan, yaitu penumpukan sampah plastik. Pasalnya, sampah plastik merupakan zat yang sulit diurai oleh bakteri pengurai. Membutuhkan waktu hingga ratusan tahun untuk mengubah sampah plastik ke dalam bentuk lain. Dengan memanfaatkan bahan tersebut, Anda telah ikut melestarikan lingkungan dari sampah tersebut. Di tambah lagi, bisnis Anda juga membantu mencegah terjadinya banjir akibat sampah yang menumpuk.

Tips Jitu Mendirikan Social Entreprise

Membangun sebuah bisnis biasanya berorientasi dengan keuntungan yang akan didapat. Tetapi, ada sebuah bisnis di mana orientasi utamanya bukanlah untuk mencari keuntungan, melainkan untuk menyelesaikan masalah sosial di masyarakat. Bisnis ini lebih dikenal sebagai social entrepreneur atau wirausaha sosial. Seperti namanya, bisnis ini memiliki latar belakang untuk menyelesaikan masalah yang terjadi dimasyarakat. Meski begitu, latar belakang mendirikan social entreprise yang selanjutnya juga sama dengan bisnis pada umumnya, yaitu mendapatkan keuntungan. Jika Anda tertarik untuk mendirikan social entreprise, yuk simak tips jitunya di bawah ini.

Pilih dan tentukan masalah sosial

Untuk medirikan social entreprise maka Anda harus memilih dan menetukan masalah sosial yang ingin Anda pecahkan.  Setelah menentukan masalah yang akan diselesaikan, Anda harus mulai menggambarkan bentuk bisnis Anda, memikirkan bentuk bisnisnya, jumlah modal, strategi pemasaran hingga bagaimana bisnis itu akan dijalani, dan lainnya. Di tahap ini, pastikan Anda melakukan riset secara maksimal dan menadlam, agar bisa menadpatkan semua elemen yang Anda butuhkan untuk membangun sebuah bisnis dari 0. Setelah semua hal di tahap ini terpenuhi, maka Anda bisa lanjut ke fase berikutnya.

Teguh pada pendirian Anda

Ketika Anda memilih untuk mendirikan social entreprise, maka jangan pernah memulai bisnis berbasis sosial ini karena sekadar ikut-ikutan saja. Pasalnya, bisnis ini bukan hanya memengaruhi diri Anda sendiri, selaku pebisnis, melainkan juga orang lain yang masuk ke dalam lingkup problematika sosial yang akan diselesaikan. Pastikan diri Anda untuk konsisten dan berkomitmen untuk menjalakan usaha ini. Caranya, Anda cukup berpegang teguh pada prinsip Anda untuk mendirikan usaha sosial menguntungkan sekaligus bermanfaat untuk orang lain. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah untuk bertahan di tengah arus persaingan bisnis sosial.

Inovasi dan Kreatif

Dari berbagai jenis bisnis yang ada, hal terpenting untuk membuat bisnis Anda tetap bertahan adalah dengan menciptakan ide-ide baru yang kreatif sekaligus inovasi yang berbeda dari pesaing Anda. Aspek termudah yang bisa menjadi target inovasi adalah barang atau jasa yang dijadikan produk. Anda bisa meningkatkan segi kualitas produk, mulai dari bentuk packaging, rasa, dan beragam aspek lainnya. Semakin unik cara inovasi yang Anda pilih, maka akan semakin susah untuk pesaing bisnis Anda mengikuti langkah yang Anda ambil. Selain itu, pikiran yang kreatif juga menjadi bahan bakar utama dalam mendirikan social entreprise.

Inilah Yang Harus Dilakukan Sebelum Menjadi Relawan

Salah satu aktivitas anak muda yang digandrungi saat ini selain melakukan hobi dan berbisnis adalah menjadi seorang relawan atau bahasa kerennya adalah volunter. Bila Anda sangat suka melakukan beragam kegaiatan positif di luar aktivitas utama Anda, makan kegiatan volunter akan sangat cocok untuk Anda. Sebelum melakukan aktivitas ini, ada baiknya mengetahui beberapa hal sebelum menjadi relawann. Inilah beberapa hal krusial yang harus Anda pahami sebelum menjadi relawan.

Pahami tujuan mengikuti program ini

Sebelum menjadi relawan, pastikan Anda mengetahui tujuan Anda mengikuti program ini. Apakah Anda mngikutinya karena penasaran dengan kegiatan ini, ataukah karena kegiatannya sesuai dengan hobi Anda, atau bahkan memang menjadi kebutuhan Anda sebagai pengalaman di dalam CV. Oleh sebab itu, pastikan tujuan Anda sebelum melakukannya, ya.

Tahu bentuk kontribusi yang akan diberikan

Terkadang para relawan masih kebingungan hal apa yang bisa diberikan ketika menjadi seorang relawan. Oleh karena itu, sebelum menjadi relawan, Anda harus menyesuaikan kontribusi yang bisa diberikan sesuai dengan kemampuan Anda miliki. Dengan begitu, Anda bisa memberikan bala bantuan yang sesuai, tanpa memberatkan diri sendiri. Sehingga, menjadi volunter bukan hanya menguras tenaga, tetapi juga memberikan kemampuan soft skill yang berguna.

Pahami dan kenali apa yang akan dihadapi

Ketika Anda telah bekontirbusi menjadi volunter, maka Anda tidak bisa menganggap sepele hal tersebut. Jangan biarkan semangat membantu Anda padam hanya karena aktivitas sosial ini tidak sesuai dengan ekspetasi yang dibayangkan. Nah, penting hukumnya bagi Anda untuk mencari tahu terlebih dahulu kondisi dan situasi yang akan dihadapi sebelum menjadi relawan. Dengan begitu, fisik dan mental Anda akan siap menghadapi keadaan di waktu yang mendatang.

Bangun koneksi sesama relawan

Seperti halnya kegiatan-kegiatan pengembangan diri lainnya, Anda tidak boleh melewatkan aksi networking saat menjalai program relawan. Dengan membangun networking sesama relawan, maka Anda akan lebih terbantu dan senang menjalankan aktivitas ini. Selain itu, Anda bisa bertukar pikiran dengan orang lain, mulai dari pengalaman melakukan aktivitas volunter hingga soft skill yang mungkin akan dibutuhkan. Oleh karena itu, persiapkan diri Anda untuk membangun jaringan sebelum menjadi relawan.

Tips Menjadi Volunter Cerdas

Menjadi bermanfaat untuk orang lain menjadi impian hampir semua orang. Untuk bisa mencapai titik ini, Anda bisa melakukan beberapa cara, salah satunya dengan menjadi volunter cerdas. Anda bisa mendaftar menjadi volunter dalam sebuah acara atau dalam beragam kegiatan sosial. Anda juga bisa bergabung dalam organisasi tertentu yang memang memiliki bisa untuk membantu orang lain.

Berbicara mengenai volunter, Anda harus memiliki berbagai skill saat melakukan aktivitas ini. Dengan memiliki banyak keahlian, maka Anda mampu melakukan beragam aktivitas yang dibutuhkan selama melakukan aksi relawan. Nah, di bawah ini ada beberapa tips menjadi volunter cerdas. Yuk, simak informasinya.

Lakukan dengan segenap hati

Saat melakukan kegiatan relawan, pastikan hal tersebut sesuai dengan bidang yang Anda sukai. Misalnya, Anda termasuk animal lovers, maka pilihlah jenis volunter yang berhubungan dengan hewan. Anda bisa mendaftar menjadi organisasi konservasi hewan yang ada di sekitar rumah Anda. namun, jika Anda menyukai musik, mungkin bisa mendaftarkan diri menjadi volunter cerdas pada konser musik atau acara sejenis.

Percaya diri

Satu hal yang harus selalu Anda ingat ketika menjadi volunter cerdas, Anda harus bisa menyampaikan ide-ide kreatif dan out of the box yang ada dipikrian Anda kepada orang lain. Jangan takut salah dengan ide yang Anda miliki, karena setiap ide yang muncul dari seseorang tidaklah salah. Untuk itu, latih kepercayaan diri Anda sebelum melakukan aksi ini, ya!

Atur jadwal Anda dengan baik

Kegiatan volunter biasanya dilakukan disela-sela aktivitas pokok Anda, seperti sekolah, kuliah, dan bekerja. Untuk itu, pastikan Anda mampu mengatur jadwal kegiatan Anda dengan baik saat menjadi volunter cerdas, agar bisa berkontribuksi secara maksimal dalam kegiatan ini.

Inisatif dan proaktif

Usia muda memang menjadi masa paling produktif bagi setiap orang atau kata lainnya adalah golden age untuk mencari berbagai pengalaman. Anda mungkin bisa berkontribusi dalam berbagai organisasi dan kegiatan positif yang akan memberikan pengalaman berharga untuk Anda. Selain itu, ketika Anda telah bergabung di dalam kegiatan ini, jangan pernah lupa untuk selalu inisiatif dan juga proaktif agar menjadi volunter cerdas.

3 Keuntungan Usaha Berbasis Sosial Bagi Pebisnis

Beberapa tahun belakangan ini, sebuah konsep bisnis baru krap menjadi bahan perbincangan orang, yaitu usaha berbasis sosial. Bisnis ini sendiri didasari oleh keinginan untuk menyelesai Bergama permasalahan sosial yang ada di tengah-tengah masyarakat dengan cara berbisnis. Di Indonesia sendiri pun jenis usaha ini bukan asing lagi, bahkan banyak anak muda yang memilih untuk melakukan bisnis ini. Dari usaha berbasis sosial ini, Anda bisa menyumbangkan beberapa dampak positif kepada orang banyak. Inilah informasinya.

Langsung memecahkan permasalahan sosial

Percaya atau tidak, usaha berbasis sosial bisa membantu memajukan perekonomian Indonesia. Salah satu contohnya adalah aplikasi Go-Jek yang di usung oleh salah satu anak bangsa. Aplikasi berbasis online ini berhasil menyejahterakan para tukang ojek di Indonesia, khususnya di beberapa kota-kota besar di Indonesia. Bahkan, bisnis ojek online ini bsia mengubah pola pikir masyarakat untuk lebih terbuka dengan teknologi. Hasilnya, usahanya ini disambut baik oleh pemerintah DKI Jakarta dan mengajak Go-Jek untuk berkolabori dengan Transjakarta untuk membuat aplikasi Go-Busway.

Membantu orang lain sekaligusnya mendapat keuntungan

Seperti tujuan awalnya, usaha berbasis sosial dibangun untuk menyelesaikan beragam masalah sosial di masyarakat. Oleh sebab itu, usaha ini sebisa mungkin menjadi solusi dari masalah yang ada sekaligusnya memberikan keuntungan bagi pelakunya. Contoh dari kasus ini adalah CEO InVenture, ia mengembangkan aplikasi yang bisa mengembangkan usaha kecil di seluruh dunia dengan menyediakan akses ke pertumbuhan modal dan pelacak binis melalui internet. Dengan begitu, InVenture telah membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal, sekaligus mendapat keuntungan dari aplikasi yang digunakan oleh para pebinsis.

Terpacu untuk terus berinovasi

Ketika berbinis, inovasi sangat diperlukan sebagai satu dari seribu cara untuk mempertahankan bisnis Anda. Semakin banyak inovasi yang Anda lakukan, maka usaha Anda akan semakin unggul dibandingkan pesaing, termasuk dalam usaha berbasis sosial. Salah satu cara berinovasi dalam bisnis ini adalah dengan menciptakan beragam pilihan produk atau bahkan dengan menambah jumlah permasalahan sosial yang ingin Anda pecahkan. Dengan begitu, keuntungan yang Anda dapatkan bisa terus bertambah dan masalah sosial di masyarakat akan terus berkurang.

 

4 Tujuan Sosial di Balik Sebuah Bisnis

Membangun bisnis memang lebih menguntungkan dibandingkan bekerja sebagai pegawai kantoran. Apa lagi jika Anda memiliki bisnis komersial pada umumnya. Tetapi, ada jenis bisnis baru yang bisa memberikan Anda keuntungan sekaligus menjalankan sebuah misi sosial, atau kerap disebut sebagai social entreprise. Bisnis jenis ini menggabungkan kegiatan keiwrausahaan dengan kegiatan sosial. Bisnis ini tidak mengutamakan keuntungan, melainkan pemecahan masalah sosial. Dari banyaknya bisnis sosial saat ini, berikut ini adalah beberapa tujuan sosial yang berusaha untuk dituntaskan oleh para pelaku bisnis berbasis sosial.

 

Para mantan penderita kusta

 

Pada zaman dahulu, penderita kusta di asingkan karena dianggap bisa menularkan kepada orang lain. Sehingga, mereka dijauhi masyarakat dan tidak bisa bekerja selayaknya orang lain. Tentu saja ini menjadi sebuah masalah sosial yang hadir ditengah masyarakat, karenanya salah satu pelaku social entreprise tergerak untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan melakukan tujuan sosial dan membangun wirausaha sosial. Para mantan penderita penyakit ini diajak untuk bergabung dan memproduksi hijab dan aksesoris.

Kaum difabel

Tidak sedikit orang yang meremehkan kaum difabel. Bahkan mereka berpikir bahwa keistimewaan kaum difable membuat mereka tidak bisa mencari nafkah dan mengidupi diri sendiri. Ternyata, kekurang fisik bukan berarti membuat kaum difael harus berdiam diri dan tidak melakukan apa-apa. Seorang pelaku bisnis sosial bahkan melakukan sebuah tujuan sosial dimana dia membuka lapangan pekerjaan untuk 150 penyandang cacat lainnya, yaitu dengan membangun usaha kerajinan keset dengan kain perca.

Tabungan sampah

Sampah sudah menjadi masalah masyarakat yang tidak pernah ada habisnya. Di tambah lagi dengan kehadiran kantung plastik yang sulit untuk diurai, sehingga membuat sampah semakin menumpuk tak terebendung. Untuk itu, beberapa pebisnis ini memiliki tujuan sosial dengan mengajak masyarakat menyulap sampah menjadi pundi-pundi uang. Caranya, masyarakat cukup mengumpulkan sampah-sampah jenis tertentu, selanjutnya hasil kumpulan mereka ini disetor ke bank sampah untuk ditukarkan dengan uang. Dengan begitu lingkungan akan menjadi lebih bersih, dan masyarakat sekitar bisa mendapatkan keuntungan berupa pundi-pundi uang.

4 Manfaat Networking UKM Yang Perlu Anda Tahu

Usaha Kecil dan Menengah atau disingkat UKM menjadi sebuah bisnis yang digandrungi saat ini. Pada dasarnya, UKM adalah sebuah bisnis yang mengacu pada jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih yang tidak lebih dari Rp 200 juta. Dengan jumlah kekayaan sebesar itu, makadapat dipastikan bahwa usaha ini tidak membutuhkan modal banyak. Bahkan, UKM biasanya dilakukan di rumah dengan memberdayakan masyarakat sekitar atau tetangga rumah Anda sebagai karyawannya.

Meski bisnis kecil-kecilan, ternyata UKM bisa memberikan keuntungan yang maksimal jika Anda dapat mengatur dan menjalankannya dengan baik. Untuk membuat bisnis ini berjalan dengan lancar, pastikan untuk selalu membangun networking dengan pebisnis lainnya. Pasalnya, jaringan yang sedang Anda bangun ini bisa membantu meningkatkan UKM Anda. Berikut beberapa manfaat networking UKM yang mungkin bisa menginspirasi Anda.

Meningkatkan penjualan

Salah satu manfaat networking UKM pertama adalah meningkatkan penjualan dan pemasukan Anda. Pasalnya, bila Anda memiliki banyak network dengan orang lain, maka usaha Anda mampu dipasarkan dari mulut ke mulut. Dari sekian banyak teknik penjualan yang ada, rekomendasi dari orang yang telah mencoba produk Anda adalah cara yang paling efektif. Oleh sebab itu, perbanyak waktu Anda untuk membangun koneksi dengan banyak orang.

Memperoleh saran dan masukan

Ketika Anda melakukan sebuah bisnis, memiliki wawasan dan pengetahuan yang banyak mengenai bidang ini bisa membantu Anda menyelesaikan berbagai masalah dan rintangan ketika berbisnis, termasuk UKM. Nah, wawasan dalam berbisnis tidak hanya didapatkan di kelas saat belajar, Anda juga bisa mendapatkanya dari orang lain yang juga memiliki profesi sebagai pebisnis. Anda bisa bertukar berbagai pengalaman berharga dengan mereka, mulai dari kiat sukses hingga beragam cerita kegagalan mereka. dengan begitu, Anda bisa belajar dari kesalahan-kesalahan tersebut. Semakin banyak orang yang Anda ajak sharing, maka akan semakin banyak wawasan yang akan Anda dapatkan. Ini lah salah satu manfaat networking UKM yang paling penting untuk Anda. 

Meningkatkan kredibilitas

Memiliki nama yang tershor dan kenalan yang luas adalah dasar untuk membangun reputasi positif untuk bisnis Anda, termasuk dalam UKM. Dengan reputasi yang baik dan bisa dipercaya, pelanggan atau relasi Anda akan lebih percaya untuk mempromosikan UKM Anda kepada orang lain. Mereka tidak akan ragu menyarankan kenalannya untuk membeli produk atau jasa yang Anda tawarkan. Hal ini tentu saja akan memberikan kredibilitas bisnis yang baik untuk Anda. Oleh sebab itu, bangun jaringan bisnis Anda dengan baik dan rasakan manfaat networking UKM.